Manfaat Tumbuhan Herbal Tempuyung untuk Kesehatan

Manfaat Tumbuhan Herbal Tempuyung untuk Kesehatan

Nama Lain Tempuyung ini Jombang, j. lalakina, galibug, lempung, rayana (Sunda).; Tempuyung (Jawa).; Niu she tou (China), laitron des champs (Perancis).; Sow thistle (Inggris), daunnya tidak asing untuk banyak masyarakat indonesia dan mudah ditemukan dimana mana. Kandungan Kimia TempuyungTempuyung mengandung senyawa kimia oc-laktuserol, P-laktuserol, manitol, inositol, silika, kalium, flavonoid, dan taraksasterol. Tempuyung (Sonchus arvensis L) termasuk Flora terna menahun yang biasanya tumbuh di tempat-tempat yang ternaungi. Daunnya hijau licin dengan sedikit ungu, tepinya berombak, dan bergigi tak beraturan. Di dekat pangkal batang, daun bergigi itu terpusar membentuk roset dan yang terletak di sebelah atas memeluk batang berselang seling. Daun berombak memeluk batang inilah yang berkhasiat menghancurkan batu ginjal. Di dalam daun tersebut terkandung kalium berkadar cukup tinggi. Kehadiran kalium dari daun tempuyung inilah yang membuat batu ginjal berupa kalsium karbonat tercerai berai, di karenakan kalium akan menyingkirkan kalsium untuk bergabung dengan senyawa karbonat, oksalat, atau urat yang merupakan pembentuk batu ginjal. Endapan batu ginjal itu akhirnya larut dan hanyut keluar bersama urine. Untuk menggunakannya sebagai obat diperlukan lima lembar daun tempuyung segar. Setelah dicuci Higienis, daun diasapkan sebentar. Daun tersebut dimakan sekali Demisioner sebagai lalap bersama nasi. Dalam sehari kita Bisa memakan lalap itu sebanyak tiga kali. Ciri-ciri Tempuyung: Batang : Batang berongga dan berusuk.Daun : Berdaun tunggal, bagian bawah tumbuh berkumpul di pangkal membentuk roset akar. Helai daun berbentuk lanset atau lonjong, ujung runcing, pangkal bentuk jantung, tepi membagi menyirip tak teratur, panjang 6 - 48 cm, lebar 3 - 12 cm, warnanya hijau muda. Daun yang keluar dari tangkai bunga bentuknya lebih kecil dengan pangkal memeluk batang, letak berjauhan, berseling.Bunga : Perbungaan berbentuk bonggol yang tergabung dalam malai, bertangkai, mahkota bentuk jarum, warnanya kuning cerah, lama kelamaan menjadi merah kecokelatan.Buah : Buah kotak, berusuk lima, bentuknya memanjang sekitar 4 mm, pipih, berambut, cokelat kekuningan.Ada keaneka-ragaman tumbuhan ini. Yang berdaun kecil disebut lempung, dan yang berdaun besar dengan tinggi mencapai 2 m disebut rayana. Batang muda dan daun walaupun rasanya Getir Bisa dimakan sebagai lalap. Perbanyakan dengan biji.  Daun tempuyung Bisa mengatasi: - batu saluran kencing dan batu empedu,- radang usus buntu (apendisitis), radang payudara (mastitis),- disentri,- wasir,- beser mani (spermatorea),- darah tinggi (hipertensi),- pendengaran berkurang (tuli),- rematik gout, memar, dan- bisul, luka bakar. Tips pengobatan:Daun atau seluruh tumbuhan sebanyak 15 – 60 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, herba segar digiling halus lalu ditempelkan ke tempat yang sakit atau diperas dan airnya untuk kompres bisul, luka bakar, dan wasir. Beberapa contoh pengobatan alami dengan daun tempuyung: 1. Radang payudaraTumbuhan tempuyung segar sebanyak 15 g direbus dengan 3 gelas air Higienis hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, laludiminum sekaligus. Lakukan 2 – 3 kali sehari. 2. BisulBatang dan daun tempuyung segar secukupnya dicuci Higienis lalu ditumbuk halus. Air perasannya digunakan untuk mengompres bisul. 3. Darah tinggi, kandung kencing dan kandung empedu berbatuDaun tempuyung segar sebanyak 5 lembar dicuci lalu diasapkan sebentar. Makan sebagai lalap bersama makan nasi. Lakukan 3 kali sehari. 4. Kencing batu a. Daun tempuyung kering sebanyak 250 mg direbus dengan 250 cc air Higienis hingga tersisa 150 cc. Setelah dingin disaring, Dikotomi untuk 3 kali minum. Habiskan dalam sehari. Lakukan setiap hari hingga sembuh. b. Daun tempuyung, daun avokad (Persea americana), daun sawi tanah (Nasturtium montanum), seluruhnya bahan segar sebanyak 5 lembar, dan 2 jari gula enau dicuci Higienis lalu direbus dalam 3 gelas air Higienis hingga tersisa 3/4-nya. Setelah dingin disaring. Air yang terkumpul diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.c. Daun tempuyung dan daun keji beling (Strobilanthes crispus) segar masing-masing 5 lembar, jagung muda 6 buah, dan 3 jari gula enau dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air Higienis hingga tersisa 3/4-nya. Setelah dingin disaring, lalu diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas. 5. Pendengaran berkurang (tuli)Herba tempuyung segar dicuci Higienis lalu dibilas dengan air masak. Giling hingga halus, lalu diperas dengan kain Higienis. Airnya diteteskan di telinga yang tuli. Lakukan 3-4 kali sehari. 6. Asam urat asam dan batu ginjal Memerlukan daun tempuyung (6,25 gr), akar tempuyung (6,25 gr), jahe merah (25,00 gr), cengkeh (0,25 gr), kulit manis (0,25 gr), pengawet Na.Benzoat (0,50 gr), dan gula merah secukupnya. Tips pembuatannya, daun dan akar tempuyung segar dibersihkan dari tanah atau kotoran. Kedua bahan tersebut direbus dengan air 500 ml bersama bahan-bahan lainnya, biarkan mendidih hingga volume menjadi 250 ml. Setelah dingin baru ditambahkan pengawet Na.Benzoat, lalu disaring dengan saringan teh atau kain kassa kedalam botol. 7. Kandung Kencing dan Empedu berbatu Lima daun segar dicuci Higienis, lalu diasap sebentar. Makan daun sebagai lalap bersama nasi. Konsumsi 3 kali sehari dengan dosis yang sama. 8. Kegemukan (obesitas)Bahan: Daun Tempuyung 4 lembar Air 100 ml Tips Pembuatan: direbus hingga mendidih. Tips pemakaian: Diminum untuk sekali. Dianjurkan selama 21 hari. 9. Batu ginjal a. 250 gram daun tempuyung kering ditambah air 250 cc air digodok untuk diminum, 5 lembar daun tempuyung segar, 5 lembar daun alpukat, 5 lembar daun sawi, 2 jari gula aren. Bahan dicuci Higienis sebelum digodok dengan 3 gelar air hingga tersisa 2 1/4  gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum  tiga kali, masing-masing 3/4 gelas.b. 5 lembar daun tempuyung, 6 buah jagung muda, 3 jari gula aren, dicuci Higienis lalu dipotong-potong seperlunya. setelah itu digodok dengan air tiga gelas hingga tersisa 2 1/4 gelas untuk diminum tiga kali sehari,  masing-masing 3/4 gelas. 10. MastitisBahan: 15 gram tempuyung 2 gelas air Tambahkan madu secukupnya untuk mengurangi rasa Getir. Tips pembuatan: Rebus daun tempuyung  hingga airnya menjadi satu gelas. Tips pemakaian Tambahkan madu dan diminum selagi hangatSumber: dari berbagai sumber.Demikian Artikel Seputar Flora Herbal Tempuyung, Semoga Bermanfaat.

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Manfaat Tumbuhan Herbal Tempuyung untuk Kesehatan"

Posting Komentar